Minggu, 16 Juni 2013

Resume Tujuan Pokok Ekonomi


Resume Tujuan Pokok Ekonomi

     1.    Masalah Stabilitas

Dalam
ilmu ekonomi kestabilan itu diperlukan untuk menjaga stabilitas perekonomian. Contoh stabilitas ekonomi adalah adanya keseimbangan dalam pemasokkan barang (sama sama barang)
contohnya : bahan sembako yang termasuk bahan sembako : beras , susu , minyak goreng , minyak tanah , gula , garam , sayur sayuran , telur , daging.
Perekonomian yang tidak stabil menimbulkan biaya yang tinggi bagi perekonomian dan masyarakat. Ketidak stabilan akan menyulitkan masyarakat, baik swasta maupun rumah tangga, untuk menyusun rencana kedepan, khususnya dalam jangka lebih panjang yang dibutuhkan bagi investasi. Tingkat investasi yang rendah akan menurunkan potensi pertumbuhan ekonomi panjang. Adanya fluktuasi yang tinggi dalam pertumbuhan keluaran produksi akan mengurangi tingkat keahlian tenaga kerja yang lama menganggur. Inflasi yang tinggi dan fluktuasi yang tinggi menimbulkan biaya yang sangat besar kepada masyarakat. Beban terberat akibat inflasi yang tinggi akan dirasakan oleh penduduk miskin yang mengalami penurunan daya beli. Inflasi yang berfluktuasi tinggi menyulitkan pembedaan pergerakan harga yang disebabkan oleh perubahan permintaan atau penawaran barang dan jasa dari kenaikan umum harga-harga yang disebabkan oleh permintaan yang berlebih.Akibatnya terjadi alokasi inefisiensi sumber daya.

2.    Masalah Pertumbuhan Ekonomi
Pada pertumbuhan ekonomi pasti ada barang yang dihasilkan atau diciptakan, orang mampu berinovasi untuk itu, jadi konsumen tidak bosan dengan barang yang seperti itu saja.
Zero recruit “Menempatkan orang yang ingin berkerja ditempat pekerjaan lama yang ditinggalkan dengan cara pension, sakit dan meninggal“
 Masalah pertumbuhan ekonomi, dalam hal menarik konsumen para produsen harus menghasilkan atau menciptakan barang yang berbeda atau berinovasi jadi membuat konsumen tidak bosan dengan barang yang seperti itu saja atau monoton. Sehingga membuat pertumbuhan ekonomi yang maju.

 3.   Masalah Pemerataan Ekonomi
Pemerataan ekonomi di Indonesia sangat sulit karena banyak orang yang bekerja dipusat, misalnya Jakarta.Oleh karena itu jangan terlalu terpaku dipusat saja karena jika terpusat maka yang didaerah akan menghilang. Maka perlu di lakukan pengendalian terhadap pemerataan ekonomi.

Harga
Harga merupakan keputusan untuk kita menentukan sesuatu barang yang kitabeli. Misalnya ketika kita ingin membeli barang yang pertama kita lihat adalah harga, apakah harga itu mahal atau tidak. Harga menjadi acuan seseorang untuk membeli apapun.Yang menentukan harga adalah pasar.

Hukum Permintaan
Permintaan adalah jumlah barang yang diminta pada jumlah tertentu
H. Permintaan“ Pada saat harga mahal orang akan mengurangi konsumsi dan pada saat harga murah akan menambahkan konsumsi “

Di bawah ini di berikan contoh tabel permintaan dan penawaran:











Dalam tabel permintaan bisa dilihat jika harga semakin tinggi maka permintaan makin rendah, sebaliknya pada tabel penawaran jika harga tinggi maka penawaran akan semakin banyak.











 Ini adalah Kurva Keseimbangan Pasar. Dan kita menemukan titik untuk Kesimbangan Pasarya itu pada P = 50 dan Q = 5. Ini merupakan titik temu antara Kurva Permintaan dan Kurva Penawaran.

Hubungan
Produksi dan Konsumen
Produksi dan Konsumen sudah tentu harus saling berhubungan. Semua konsumen adalah pembeli barang yang akan diproduksi.

Hubungan antara produksi dan konsumen akan seperti ini : 









Konsumen = C
Produsen = Y ( Pendapatan Nasional )
Maka Y = C
Pendapatan Nasional = Konsumen Nasional

Selasa, 02 April 2013


RUANG LINGKUP EKONOMI


PENGERTIAN ILMU EKONOMI
Ilmu ekonomi adalah ilmu yang sangat luas dan tidak terbatas penjabaran definisinya berikut ini adalah gamabaran kecil dari pengertian ruang lingkup ekonomi.
Kata ekonomi (economy) berasal dari kata Yunani yang mengandung arti “one who manages the household”. Arti ini secara literal berasal dari dua suku kata yang selama ini kita fahami, oicos dan nomos. Sedangkan ilmu ekonomi atau ekonomika atau economicsadalah ilmu yang mempelajari manajemen rumah tangga tersebut. menurut Alfred Marshall yang mengartikan political economy atau economics sebagai sebuah studi tentang manusia dalam urusan hidupnya sehari-hari. Dengan kata lain ekonomika adalah sebuah studi tentang penggunaan sumber daya yang langka (scarce) untuk memenuhi keinginan manusia (yang tidak terbatas).
Sebagai bagian dari ilmu sosial, ilmu ekonomi memiliki sifat yang unik. Yaitu menekankan antara aspek teoretis dan fakta secara bersamaan. Dimana pada akhirnya sebuah pendekatan yang disebut sebagai model ekonomi kemudian dipergunakan untuk melakukan uji atas sebuah pernyataan (hipotesis) melalui fakta-fakta yang ada. Sehingga didapatkan sebuah „kerangka pikir‟ sebagai ekonom. Dalam penyusunan kerangka pikir tersebut, terdapat dua jenis pernyataan. Yang pertama disebut sebagaipernyataan normatif, yaitu merupakan pernyataan yang menawarkan apa yang seharusnya terjadi atau yang seharusnya dilakukan; tidak netral terhadap nilai. Dengan kata lain ia mengandung value judgement. Kedua disebut sebagai pernyataan positif, merupakan pernyataan yang menggambarkan hubungan penyebab dan dampak atau fakta.

BAGIAN RUANG LINGKUP ILMU EKONOMI
Ilmu ekonomi lahir pada abad ke-18. Buku yang pertama kali mengupas mengenai masalah-masalah ekonomi adalah buku karangan Adam Smith tahun 1776 dengan judul “AN INQUIRY INTO THE NATURE AND CAUSES OF WEALTH OF NATIONS”.
Kebutuhan adalah kegunaan yang  timbul dalam diri manusia dan masyarakat dalam bentuk tuntutan untuk memperoleh pemenuhannya. Kebutuhan dapat dikelompokkan menjadi dua:
1.Kebutuhan ekonomi adalah kebutuhan akan barang-barang keperluan hidup yang dapat dinilai dengan uang, misalnya makan dan minum.
2.Kebutuhan non ekonomi adalah kebutuhan yang tidak dapat dinilai dengan uang.

Analisis Ekonomi terhadap Dinamika Penduduk

Analisis ekonomi kependudukan tidak saja terbatas pada dampak (akibat)
pertumbuhan jumlah penduduk terhadap makin susutnya sumber-sumber ekonomi tetapi
juga menganalisis sebab-sebab terjadinya dinamika penduduk dari sudut pandang
ekonomi. Berbagai komponen dinamika penduduk yaitu fertilitas, migrasi dan mortalitas
dianalisis dengan menggunakan pendekatan, konsep dan peralatan ekonomi. Dinamika
penduduk tidak saja dilihat dari aspek jumlah total tetapi juga dianalisis dari aspek
struktur dan persebaran. Analisis ekonomi kependudukan kemudian meluas ke berbagai
aspek yang lebih fokus seperti ekonomi fertilitas, ekonomi mobilitas, ekonomi ketenagakerjaan, ekonomi kesehatan dan sebagainya.